BEKASI, 5 September 2026 — Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Bekasi sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi, H. Anton, S.Kom, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan NSC SMAN 9 Kota Bekasi pada Sabtu, 5 September 2026.
Kehadiran H. Anton dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di lingkungan sekolah, khususnya dalam mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Kota Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, H. Anton juga memberikan sosialisasi terkait Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Bekasi. Sosialisasi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan dan mengajak generasi muda, khususnya para pelajar, agar ikut mendukung serta menyukseskan pelaksanaan PORPROV XV.
H. Anton menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga. Menurutnya, kegiatan seperti NSC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat berprestasi bagi para pelajar.
“Saya berharap kegiatan NSC ini dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi dan bakat olahraga. Dari kegiatan seperti inilah kita bisa menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama baik Kota Bekasi,” ujar H. Anton.
Ia juga mengajak seluruh peserta, guru, orang tua, dan masyarakat Kota Bekasi untuk bersama-sama menyukseskan PORPROV XV Jawa Barat 2026.
“PORPROV bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau atlet, tetapi menjadi kebanggaan kita bersama. Mari kita sukseskan penyelenggaraan dan prestasi olahraga Kota Bekasi,” tambahnya.
Pembukaan NSC SMAN 9 Kota Bekasi berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Diharapkan kegiatan tersebut dapat terus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat budaya olahraga di Kota Bekasi.
H. Anton S.Kom menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan olahraga Kota Bekasi, baik melalui pembinaan atlet maupun penguatan sinergi antara dunia olahraga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat.